Profil Singkat
Nama Lengkap: Drs. Muhammad Djasman Al Kindi
Lahir: 1937 di Surakarta, Jawa Tengah
Wafat: 2003
Jabatan Penting:
Pendiri Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) (1964).
Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) periode 1985–1994.
Tokoh kunci Muhammadiyah dan gerakan mahasiswa Islam Indonesia.
- Masa Muda & Latar Belakang Intelektual
Djasman Al Kindi tumbuh di lingkungan Muhammadiyah Surakarta yang kuat. Ia menempuh pendidikan di:
Pondok Pesantren Muhammadiyah Surakarta, di bawah asuhan K.H. Abdul Malik Ahmad.
Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (kini UIN Sunan Kalijaga), di mana ia aktif di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) sebelum mendirikan IMM.
Pergaulannya dengan tokoh seperti Ahmad Dahlan (pendiri HMI) dan Nurcholish Madjid membentuk pemikirannya yang progresif namun tetap berakar pada nilai Islam.
- Pendiri IMM (1964): Menjawab Tantangan Zaman
Pada 14 Maret 1964, Djasman bersama 14 pemuda lainnya (termasuk Rosyad Shaleh, Mohamad Djazman AK, dan Amin Rais) mendirikan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di Yogyakarta.
Latar Belakang Pendirian IMM:
Melawan arus komunisme (PKI) yang kuat di kalangan mahasiswa era 1960-an.
Menjembatani tradisi Muhammadiyah dengan dinamika kampus yang modern.
Membentuk kader intelektual Muslim yang berwawasan luas.
Semboyan IMM: “Tafaqquh fiddin, tajdid fil fikr, tanwir fil amal” (Mendalami agama, pembaruan pemikiran, pencerahan dalam aksi).
- Kontribusi sebagai Rektor UMS (1985–1994)
Djasman Al Kindi memimpin Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) selama 9 tahun dengan sejumlah terobosan:
Transformasi kelembagaan: Mengubah status UMS dari sekolah tinggi menjadi universitas penuh (1985).
Pengembangan fakultas: Menambah program studi strategis seperti Teknik, Ekonomi, dan Ilmu Kesehatan.
Kerjasama internasional: Membuka jaringan dengan universitas di Malaysia dan Timur Tengah.
Pendidikan karakter: Memadukan kurikulum akademik dengan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.
Di bawah kepemimpinannya, UMS menjadi salah satu perguruan tinggi Muhammadiyah terkemuka di Jawa Tengah.
- Pemikiran & Gagasan
Djasman Al Kindi dikenal dengan ide-ide pembaruannya:
▪︎ Islam Progresif: Menekankan bahwa Islam harus relevan dengan perubahan sosial tanpa kehilangan identitas.
▪︎ Anti-Ekstremisme: Menentang radikalisme dan mendorong dialog antarumat beragama.
▪︎ Pendidikan Holistik: Kombinasi antara sains, teknologi, dan nilai keislaman.
Karyanya banyak dipublikasikan di jurnal Muhammadiyah dan materi perkaderan IMM.
- Warisan & Pengakuan
- Nama beliau diabadikan sebagai gedung di UMS (“Gedung Drs. M. Djasman Al Kindi”).
- Dalam dunia IMM, ia disebut sebagai Bapak IMM dan dikenang melalui Lagu Mars IMM yang ia turut gubah.
- Penghargaan Anugerah Muhammadiyah (2001) atas jasanya membangun pendidikan.
Kesimpulan
Djasman Al Kindi adalah guru bangsa yang mewariskan tiga pilar penting:
- Gerakan mahasiswa (IMM sebagai wadah perjuangan intelektual).
- Pendidikan transformatif (UMS sebagai kampus unggulan).
- Pemikiran Islam yang moderat dan maju.
Sosoknya menginspirasi generasi muda Muhammadiyah untuk terus mengawal ilmu, iman, dan amal sosial.