Rabu, Februari 26, 2025
No menu items!

Dosen FKIP Uhamka Dorong Para Guru Kembangkan Growth Mindset

Must Read

JAKARTAMU.COM |  Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (Uhamka) menggelar workshop pendidikan bertajuk Growth Mindset, Growth School, Sabtu (22/2/2025). Bekerja sama dengan Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal Pimpinan Cabang Muhammadiyah Senen, workshop ini bertujuan meningkatkan kapasitas para guru.

Selain puluhan guru dari amal usaha PCM Senen, hadir pula Kepala SMP Muhammadiyah 13 Jakarta, Farina Salim, dan Kepala SMA Muhammadiyah 16 Jakarta, Arif Rachman Hakim untuk mendengarkan materi dari Gufron Amirullah sebagai narasumber.

Dalam paparannya, Dosen FKIP Uhamka yang juga Wakil Sekretaris Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah dan Pendidikan Nonformal PP Muhammadiyah itu mengajak para guru untuk menanamkan keyakinan bahwa segala sesuatu dapat dipelajari dan dikembangkan. Kesuksesan bukan semata-mata ditentukan bakat, tetapi juga lewat usaha dan ketekunan.

”Kita harus percaya bahwa setiap guru dan seluruh warga sekolah memiliki potensi untuk berkembang. Tugas kita adalah mengoptimalkan semua potensi tersebut,” ujar Gufron.

Gufron juga mendorong para guru untuk mengubah paradigma tentang kegagalan. Menurutnya, kegagalan bukanlah akhir dari segalanya, melainkan sebuah kesempatan untuk belajar dan tumbuh.

”Kegagalan adalah bagian dari proses pembelajaran. Jangan takut untuk gagal, karena kegagalan adalah jalan mencari solusi,” tegasnya.

Selain  membahas growth mindset, Gufron juga mendorong para guru menggali potensi sekolah melalui pendekatan design thinking. Para guru diajak mengumpulkan keluhan dan masukan dari siswa sebagai langkah awal untuk memahami masalah di sekolah.

Selanjutnya, para guru melakukan pemetaan ide-ide menarik untuk pengembangan sekolah dan peningkatan minat siswa baru. Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan solusi-solusi inovatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah Muhammadiyah.

Di sela-sela workshop, Gufron meninjau fasilitas sekolah, termasuk toilet. Ia pun memberikan apresiasi atas kebersihan dan kerapian toilet sekolah. ”Toilet tak harus mahal. Perawatan toilet oleh seluruh warga sekolah akan membuat toilet menjadi bersih dan sehat,” ujar  Gufron.

Ketua Pelaksana Workshop, Didik Budi Utomo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Cabang Muhammadiyah Senen untuk meningkatkan kualitas pendidikan di AUM PCM Senen.

”Guru-guru berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas diri agar mereka dapat memberikan layanan terbaik” kata Didik.

Kepala SMA Muhammadiyah 16 Jakarta, Arif Rahman menambahkan, semangat dan komitmen para guru dan tendik untuk dapat memberikan kepuasan, kesetiaan, dan kepercayaan dari siswa dan orang tua siswa. 

“Semangat dan komitmen guru-guru ini akan melengkapi jejak perjuangan para pendahulu kita dalam memajukan pendidikan Muhammadiyah di sekitar Senen Jakarta Pusat,” pungkasnya.

Sementara Farina Salim, Kepala SMP Muhammadiyah 13 berharap workshop ini diharapkan memberikan dampak positif bagi pengembangan sekolah. ”Guru yang memiliki growth mindset biasanya memiliki keinginan yang kuat untuk terus mempelajari dan mengimplementasi berbagai hal baru,” kata dia.

Konspirasi Yahudi: Kisah Pemilik Modal Internasional Mengatur Siasat Setan

JAKARTAMU.COM | Adolf Hitler (1889 – 1945) adalah Ketua Partai Nazi atau Partai Pekerja Jerman Sosialis Nasional. Tokoh kelahiran...

More Articles Like This