Minggu, April 6, 2025
No menu items!

Halal Bil Halal Prolanis: Cek Kesehatan dan Senam Bersama

Must Read

JAKARTAMU.COM | Kegiatan Prolanis, Sabtu 5 April 2025 di Lodji Londo diisi dengan cek tensi, senam bersama dan informasi dari dokter keluarga dr. Yetty Rohaeti

Pemerintah terus mengakselerasi transformasi layanan kesehatan ke arah digital, termasuk dalam pelaksanaan pemeriksaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis). Kini, peserta disarankan untuk mengunduh aplikasi Sehat Indonesia yang terintegrasi dengan sistem Kementerian Kesehatan RI.

Langkah awal yang perlu dilakukan peserta adalah melakukan pendaftaran dan verifikasi di puskesmas atau fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) tempat mereka terdaftar. Proses verifikasi ini memerlukan nomor handphone aktif yang akan digunakan sebagai identitas digital peserta. Sangat disarankan agar peserta tidak mengganti-ganti nomor HP, karena semua pemberitahuan dan data layanan akan dikirim melalui nomor tersebut.

Setelah pemeriksaan CKG dilakukan, data peserta akan diinput oleh petugas puskesmas ke dalam sistem Kementerian Kesehatan. Proses ini umumnya memerlukan waktu sekitar tiga hari kerja untuk diverifikasi. Setelah verifikasi selesai, hasil CKG dapat diakses melalui aplikasi Sehat Indonesia.

Bagi peserta Prolanis, penting juga untuk mengunduh aplikasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Aplikasi ini memuat berbagai informasi layanan, termasuk riwayat kunjungan, rujukan online, serta status kepesertaan BPJS Kesehatan. Integrasi antara aplikasi Sehat Indonesia dan JKN memudahkan peserta untuk memantau kondisi kesehatan secara berkelanjutan, serta mempermudah koordinasi layanan di berbagai fasilitas kesehatan.

Transformasi digital ini bertujuan untuk mempermudah akses, meningkatkan efisiensi layanan, dan mempercepat deteksi dini penyakit kronis seperti diabetes dan hipertensi. Seluruh data rekam medis akan tersimpan secara elektronik dan dapat diakses oleh peserta serta tenaga kesehatan yang berwenang.

Pihak puskesmas juga diimbau untuk mensosialisasikan pentingnya penggunaan aplikasi ini kepada seluruh peserta Prolanis, terutama lansia yang mungkin belum terbiasa dengan teknologi digital. Pendampingan dan edukasi harus dilakukan agar tidak ada peserta yang tertinggal dalam transformasi ini.

Ke depan, seluruh layanan kesehatan baik promotif, preventif, kuratif, hingga rehabilitatif akan berbasis digital dan terintegrasi antar platform. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan mulai terbiasa menggunakan aplikasi resmi dari pemerintah, agar dapat memanfaatkan layanan kesehatan dengan lebih cepat, mudah, dan aman.

Langkah kecil seperti memastikan nomor handphone aktif, mengunduh aplikasi resmi, serta memverifikasi data di puskesmas adalah bagian penting dalam membangun ekosistem layanan kesehatan digital nasional.

Dalam kegiatan prolanis kali ini, selain diisi dengan informasi dan senam bersama, juga dilanjut dengan halal bihalal, dan ditutup dengan sarapan pagi bersama.

Sehat, sejahtera, bahagia.

Kenangan Mengesankan di Pabrik Karung Goni Delanggu

JAKARTAMU.COM | Pabrik Karung Goni Delanggu, menyedihkan, padahal banyak kenangan masa kecil di kawasan pabrik itu. Saya bisa main...

More Articles Like This