JAKARTAMU.COM | Haji Muhammad Djarnawi Hadikusuma adalah salah satu tokoh besar Muhammadiyah yang kiprahnya sangat luas dalam mengembangkan organisasi, pemikiran Islam, dan perjuangan kebangsaan. Beliau dikenal sebagai seorang intelektual Muslim, penulis produktif, dan pencipta lagu kebanggaan Muhammadiyah, Sang Surya. Selain itu, Djarnawi Hadikusuma juga memiliki peran besar dalam memperkokoh ideologi Muhammadiyah, baik melalui tulisannya maupun dalam berbagai jabatan yang diembannya di organisasi ini.
Riwayat hidupnya mencerminkan perjuangan yang tak kenal lelah dalam mengembangkan Muhammadiyah sebagai gerakan Islam modern yang tidak hanya berfokus pada dakwah, tetapi juga dalam bidang pendidikan, sosial, dan kebangsaan.

Riwayat Hidup
HM Djarnawi Hadikusuma lahir pada awal abad ke-20. Beliau tumbuh dalam lingkungan yang religius, di mana nilai-nilai Islam dan semangat perjuangan sudah tertanam sejak dini. Sejak kecil, beliau telah menunjukkan ketertarikan yang mendalam pada ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang agama dan organisasi.
Pendidikan yang beliau tempuh membawanya kepada pemahaman Islam yang luas dan mendalam. Hal ini kemudian menjadi fondasi yang kuat bagi kiprahnya di Muhammadiyah, di mana beliau turut serta dalam merancang dan mengembangkan berbagai kebijakan serta pemikiran yang mengarah pada kemajuan organisasi.
Kiprah di Muhammadiyah
Peran sebagai Pemikir dan Penulis Muhammadiyah
HM Djarnawi Hadikusuma adalah seorang penulis yang sangat produktif. Beliau menulis berbagai buku dan artikel yang membahas tentang Muhammadiyah, ideologi Islam, serta konsep perjuangan dakwah dan pendidikan. Karyanya menjadi rujukan penting bagi kader Muhammadiyah dalam memahami arah perjuangan organisasi ini.
Dalam berbagai tulisannya, Djarnawi Hadikusuma menekankan bahwa Muhammadiyah harus menjadi gerakan yang mampu menjawab tantangan zaman. Islam yang diperjuangkan Muhammadiyah, menurutnya, harus tetap berlandaskan pada Al-Qur’an dan Sunnah, tetapi dengan pendekatan yang relevan dengan perkembangan sosial, ekonomi, dan politik.
Banyak pemikirannya yang kemudian menjadi dasar dalam berbagai kebijakan Muhammadiyah, baik di bidang pendidikan, sosial, maupun ekonomi. Ia juga menjadi tokoh yang sangat berperan dalam menegaskan identitas Muhammadiyah sebagai gerakan Islam modern yang tidak hanya berorientasi pada ibadah ritual, tetapi juga dalam membangun masyarakat yang lebih maju dan berkeadilan.
Pencipta Lagu Sang Surya
Salah satu warisan terbesar HM Djarnawi Hadikusuma adalah lagu Sang Surya, yang kini menjadi lagu resmi Muhammadiyah. Lagu ini menggambarkan semangat perjuangan Muhammadiyah sebagai gerakan Islam yang membawa pencerahan bagi umat.
Lirik lagu ini sarat dengan makna perjuangan, tauhid, dan optimisme. Sang Surya bukan sekadar lagu, tetapi juga menjadi simbol identitas dan kebanggaan bagi warga Muhammadiyah. Setiap baitnya mengandung pesan perjuangan untuk membangun peradaban Islam yang lebih baik.
Hingga kini, lagu ini selalu dinyanyikan dalam berbagai acara resmi Muhammadiyah, termasuk Muktamar, Musyawarah Wilayah, serta kegiatan-kegiatan di lingkungan sekolah dan universitas Muhammadiyah.
Jabatan di Muhammadiyah
Sebagai seorang pemikir dan organisator ulung, HM Djarnawi Hadikusuma dipercaya untuk menduduki berbagai jabatan strategis di Muhammadiyah. Ia pernah menjadi:
- Pimpinan Pusat Muhammadiyah, di mana beliau banyak memberikan gagasan terkait pengembangan dakwah dan pendidikan.
- Tokoh dalam Majelis Tarjih Muhammadiyah, yang memiliki tugas merumuskan fatwa dan pemikiran keislaman.
- Aktif dalam Pengembangan Kaderisasi, memastikan bahwa Muhammadiyah memiliki kader-kader unggul yang siap melanjutkan perjuangan organisasi.
Selama menjabat dalam berbagai posisi tersebut, Djarnawi Hadikusuma selalu menekankan pentingnya Muhammadiyah untuk tetap berpegang teguh pada prinsip dasar Islam, tetapi dengan cara yang modern dan relevan dengan perkembangan zaman.
Pemikiran dan Perjuangan
Muhammadiyah sebagai Gerakan Modernis
Djarnawi Hadikusuma adalah salah satu tokoh yang berusaha memastikan bahwa Muhammadiyah tetap menjadi organisasi Islam yang progresif dan modern. Baginya, Muhammadiyah harus terus beradaptasi dengan zaman tanpa kehilangan identitas Islamnya.
Ia banyak mengkritik pola pikir yang terlalu tekstual dalam memahami Islam dan menekankan pentingnya ijtihad dalam menghadapi persoalan umat. Ia juga mendorong agar Muhammadiyah terus mengembangkan amal usaha di berbagai bidang, seperti pendidikan, kesehatan, dan ekonomi, agar Islam benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pendidikan Islam yang Maju
Dalam berbagai tulisannya, Djarnawi Hadikusuma menegaskan bahwa Muhammadiyah harus memiliki sistem pendidikan yang kuat. Ia ingin Muhammadiyah tidak hanya melahirkan lulusan yang paham agama, tetapi juga memiliki keahlian dalam berbagai bidang, seperti sains, teknologi, dan ekonomi.
Gagasannya ini sejalan dengan visi besar Muhammadiyah yang sejak awal memang berkomitmen untuk membangun pendidikan yang berkualitas. Kini, hasil dari pemikiran ini dapat dilihat dari banyaknya universitas dan sekolah Muhammadiyah yang tersebar di seluruh Indonesia.
Warisan dan Pengaruh
Sebagai tokoh Muhammadiyah, HM Djarnawi Hadikusuma meninggalkan warisan yang sangat besar. Pemikirannya masih menjadi rujukan, lagunya terus dinyanyikan, dan kontribusinya dalam membangun sistem pendidikan dan dakwah Muhammadiyah masih terasa hingga saat ini.
Banyak generasi penerus Muhammadiyah yang terinspirasi oleh perjuangan dan pemikirannya. Ia telah menunjukkan bahwa Islam bukan hanya tentang ibadah ritual, tetapi juga tentang membangun peradaban yang lebih baik melalui ilmu pengetahuan, dakwah, dan pengembangan amal usaha.
HM Djarnawi Hadikusuma adalah sosok yang luar biasa dalam sejarah Muhammadiyah. Kiprahnya sebagai pemikir, penulis, dan organisator telah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan Muhammadiyah.
Lagu Sang Surya yang diciptakannya telah menjadi simbol perjuangan Muhammadiyah yang akan terus dikenang dan dinyanyikan oleh generasi-generasi mendatang. Selain itu, berbagai pemikirannya tentang pendidikan, dakwah, dan kaderisasi masih menjadi bagian penting dalam perjalanan Muhammadiyah hingga hari ini.
Beliau adalah contoh nyata bagaimana seorang Muslim bisa berkontribusi besar bagi umat dan bangsanya melalui pemikiran, karya, dan dedikasi yang luar biasa. Warisannya akan terus menginspirasi Muhammadiyah dan umat Islam di Indonesia untuk terus maju dan berkembang.