Oleh: Dwi Taufan Hidayat
Pagi itu, pasar Bocor dipenuhi orang-orang yang datang dengan perasaan campur aduk—antara ketakutan dan duka yang terpendam. Di tengah keramaian, sebuah tiang kayu didirikan. Dan di atasnya, kepala Gamawijaya diletakkan sebagai tanda kemenangan pemerintah kolonial atas...
Doa di Pagi Sabtu
Di pagi Sabtu yang penuh cahaya,kulangitkan doa setulus jiwa.Ampunilah kami, Ya Rabbul Izzah,juga ayah, ibu, dan keluarga.
Berikanlah umur yang bermanfaat,sehat nan afiat, jauh dari mudarat.Tuntun langkah di jalan lurus,menuju ridho-Mu yang tak terputus.
Jadikan syukur hiasan hati,atas...
Oleh: Dwi Taufan Hidayat dan Sugiyati
Makkah terus berjalan seperti biasa—perdagangan ramai, kafilah-kafilah datang dan pergi, para saudagar sibuk menghitung keuntungan, dan para pemimpin Quraisy menikmati kekuasaan mereka. Namun, di tengah kehidupan yang terus berputar itu, ada satu...
Oleh; Sugiyati
Kota Hastinapura masih diliputi kabut duka. Perang Bharatayuda telah usai, tetapi jejak kehancuran dan kematian masih membekas di setiap sudut istana. Ribuan prajurit telah gugur, tanah Kurukshetra kini menjadi ladang kenangan pahit bagi mereka yang selamat.
Di tengah...
Oleh; Dwi Taufan Hidayat
Gamawijaya terhuyung, lututnya nyaris tak sanggup menopang tubuhnya yang penuh luka. Napasnya memburu, darah hangat terus merembes dari bahunya yang tertembak. Tapi matanya tetap tajam, menatap Mangunprawira yang berdiri tegak di hadapannya dengan pedang yang...
JAKARTAMU.COM | Konon, ada seekor burung yang tidak mempunyai tenaga untuk terbang. Seperti ayam, ia berjalan saja di tanah, meskipun ia tahu bahwa ada burung yang bisa terbang.
Pada suatu ketika, terjadilah, lewat berbagai keadaan, ada telur seekor burung yang...
Merintih dalam Doa
Oleh: Dwi Taufan Hidayat
Tuhanku, kulipat raga dalam sujud,menyusun kata dalam rintih sendu.Aku debu di hamparan semesta,tak berdaya tanpa kasih-Mu.
Betapa lemahnya daging dan tulang,seperti Zakariya yang merintih renta.Namun tak luruh harap di hati,sebab janji-Mu tak pernah sirna.
Seperti...
Oleh: Dwi Taufan Hidayat
Gamawijaya menerjang ke depan, tubuhnya melesat bagaikan bayangan di bawah sinar bulan. Kerisnya berkilat, menciptakan garis-garis tajam yang mematikan di udara. Dalam satu gerakan cepat, ia menebas seorang prajurit Belanda yang mencoba menghalanginya. Lelaki itu tersentak,...
Oleh: Sugiyati
Derap roda kereta surgawi yang dikendarai Dewa Indra menggema di langit. Yudistira duduk dengan tenang, memandang awan-awan keemasan yang membentang di hadapannya. Cahaya yang begitu terang memenuhi sekelilingnya, tetapi hatinya tetap dipenuhi tanda tanya.
"Apakah saudara-saudaraku sudah berada...
Cahaya dalam Rumah Tangga
Oleh: Dwi Taufan Hidayat dan Sugiyati
Pernikahan antara Muhammad dan Khadijah bukan hanya sekadar penyatuan dua insan, tetapi juga titik awal dari kehidupan yang penuh berkah. Rumah tangga mereka menjadi cerminan ketenangan, kebahagiaan, dan kasih sayang....
Doa di Pagi Kamis
Oleh: Dwi Taufan Hidayat
Alhamdulillah, fajar merekah,cahaya pagi menyapa ramah.Doa mengalun dalam sukma,memohon berkah sepanjang masa.
Ya Allah, limpahkan rahmat-Mu,sehatkan tubuh, kuatkan kalbu.Bagi yang sakit, beri kesembuhan,bagi yang lelah, beri keteguhan.
Langkah kami di hari ini,semoga penuh arti...
Oleh: Dwi Taufan Hidayat
Dari kejauhan, Damar memandangi rumahnya dengan perasaan asing. Ia berdiri di depan gerbang, tapi hatinya seolah tak memiliki kunci untuk masuk. Lampu teras masih menyala redup, menandakan ada seseorang di dalam. Mungkin Kirana belum tidur,...
Oleh: Dwi Taufan Hidayat
HIDUP rumah tangga Andi dan Liana awalnya harmonis, tapi seiring berjalannya waktu, pertengkaran mulai sering terjadi. Hal-hal kecil yang dulu dianggap manis, kini berubah menjadi pemicu perang dingin.
Liana mulai merasa Andi kurang perhatian, sering pulang...
Oleh: Sugiyati
Dini hari di Hastinapura, angin bertiup dingin menyapu istana yang kini sunyi. Para Pandawa berdiri di gerbang utama, mengenakan pakaian perjalanan sederhana. Tak ada mahkota, tak ada simbol kejayaan. Hanya raut wajah penuh kelelahan dan hati yang...
Lamaran dari Seorang Wanita Mulia
Oleh: Dwi Taufan Hidayat dan Sugiyati
Sejak kepulangannya dari Syam, Muhammad semakin dikenal sebagai pedagang muda yang bukan hanya cerdas dalam berbisnis, tetapi juga memiliki kejujuran yang luar biasa. Gelarnya sebagai Al-Amin semakin kokoh, dan banyak...
Oleh: Dwi Taufan Hidayat
Malam purnama menggantung di langit, memancarkan cahaya keperakan yang menyusup di antara rimbunnya pepohonan hutan Ambal. Angin malam berembus pelan, membawa aroma tanah basah dan dedaunan yang luruh. Di tengah kesunyian itu, Gamawijaya duduk bersila...
Doa di Pagi Rabu
Di pagi Rabu yang penuh cahaya,Kupanjatkan doa dengan rasa hamba.Ya Rabb, ampunilah dosa-dosa kami,Juga ayah bunda, keluarga, sahabat sejati.
Anugerahkan umur yang penuh berkah,Sehat, selamat, jauh dari musibah.Tunjukkanlah jalan yang Engkau ridai,Lurus dan terang tanpa tersesat...
Oleh: Dwi Taufan Hidayat
Letnan Komarudin berdiri tegap di atas bukit kecil, matanya menatap lurus ke arah perkemahan pasukan Belanda di kejauhan. Malam itu, bulan bersinar redup, tertutup awan tipis yang melayang di angkasa. Di balik keremangan itu, ia...
Kejujuran yang Datangkan Kepercayaan
Oleh: Dwi Taufan Hidayat dan Sugiyati
Makkah terus berdenyut dalam hiruk-pikuk perdagangannya. Kafilah-kafilah dagang datang dan pergi, memenuhi pasar dengan barang-barang dari berbagai penjuru. Kota ini adalah pusat perniagaan, tempat para saudagar memperdagangkan rempah, kain, wewangian,...
Bayangan di Tahta Hastinapura
Oleh: Sugiyati
Darah telah mengering di tanah Kurukshetra. Tubuh-tubuh ksatria besar yang dahulu digdaya kini membisu di medan perang. Angin membawa aroma besi dan kematian, seakan mengukir ingatan abadi tentang pertempuran yang baru saja berlalu. Pandawa...
JAKARTAMU.COM| Konon ada seorang raja yang memanggil seorang penasihat dan berkata kepadanya, "kekuatan pikiran yang sejati bergantung pada pemeriksaan terhadap berbagai pilihan. Katakan padaku pilihan mana yang lebih baik meningkatkan pengetahuan rakyatku atau memberi mereka tambahan makanan. Kedua pilihan...
Akhir Perjalanan
Oleh: Sugiyati
Perjalanan mereka telah membawa mereka ke titik yang penuh makna. Di tepi sumur Zamzam, Syeikh Ibnu Hajar berdiri dengan tenang, tatapannya menyatu dengan keheningan malam. Cahaya rembulan yang lembut menciptakan bayangan panjang di atas tanah yang...
Oleh: Dwi Taufan Hidayat
Gamawijaya berlari menembus hutan Ambal dengan napas memburu. Kegelapan malam dan rimbunnya pepohonan menjadi perlindungan terakhirnya dari kejaran Belanda dan pasukan Mangunprawira. Tubuhnya penuh luka, nafasnya berat, dan darah mengalir dari goresan pedang di punggungnya.
Dari...
Doa di Pagi Selasa
Ya Allah, Engkau Maha Pemurah,rahmat-Mu mengalir tanpa lelah.Di pagi ini yang penuh cahaya,kami bersujud, memohon restu-Mu jua.
Limpahkan ilmu yang menuntun hati,agar terang jalan yang kami jalani.Curahkan rezeki halal nan berkah,agar hidup kami penuh barakah.
Mudahkan langkah,...
Oleh: Dwi Taufan Hidayat
Arga menatap layar laptopnya dengan mata berbinar. Malam itu, ia baru saja menyelesaikan kursus daring tentang data science yang diambilnya dari sebuah platform belajar digital. Bagi banyak orang, ini mungkin hanya sekadar kursus biasa, tetapi...
Takhta, Darah, dan Pengkhianatan
Oleh: Sugiyati
Dunia tak pernah berubah. Kekuatan selalu jadi perebutan, dan kekuasaan adalah permainan para dewa dan manusia. Di negeri Hastinapura, dua keluarga bangsawan berdiri berseberangan, saling menatap dengan api di mata. Satu pihak percaya pada...
PERANG Bharatayuda telah usai. Pandawa menang, Kurawa hancur, tetapi warisan peperangan masih membekas di Hastinapura. Dendam, ambisi, dan kutukan masih mengintai di balik bayang-bayang.
Parikesit, cucu Arjuna, kini duduk di singgasana kerajaan. Ia bukanlah pejuang seperti leluhurnya, melainkan pemimpin yang...
Akhir yang Tak Terduga
Oleh: Sugiyati
Setiap langkah yang mereka ambil terasa semakin berat. Ruangan yang semula tampak indah dan penuh gemerlap kini terperangkap dalam kegelapan, dipenuhi bayang-bayang yang tak terjelaskan. Syeikh Ibnu Hajar menggenggam erat tangan istrinya, tetapi semakin...
Dalam Naungan Abu Thalib
Oleh: Dwi Taufan Hidayat dan Sugiyati
Makkah masih sama seperti sebelumnya. Kota itu tetap ramai dengan para pedagang yang berlalu-lalang, para penyembah berhala yang memenuhi Ka’bah, dan para bangsawan Quraisy yang hidup dalam kemewahan. Namun, bagi...
Oleh: Dwi Taufan Hidayat
Malam di Urut Sewu berubah menjadi lautan api dan darah. Gamawijaya berkelebat di antara bayangan pepohonan, kerisnya menari, menebas prajurit yang berani mendekat. Namun, jumlah mereka terlalu banyak. Pasukan Belanda dan anak buah Mangunprawira mengepung dari...
Doa di Pagi Kamis
Di fajar yang merekah lembut berseri,terucap syukur dalam sanubari.Semoga umur berkah tersisa,dihiasi rahmat tiada terkira.
Kesehatan mengalir...