Jumat, April 4, 2025
No menu items!

Rehat

PUISI: Doa, Kabut Hati, dan Nyanyian Tanah

Doa di Pagi Selasa Ya Allah, Engkau Maha Pemurah,rahmat-Mu mengalir tanpa lelah.Di pagi ini yang penuh cahaya,kami bersujud, memohon restu-Mu jua. Limpahkan ilmu yang menuntun hati,agar terang jalan yang kami jalani.Curahkan rezeki halal nan berkah,agar hidup kami penuh barakah. Mudahkan langkah,...

CERPEN: Jalan Mandiri Menuju Masa Depan

Oleh: Dwi Taufan Hidayat Arga menatap layar laptopnya dengan mata berbinar. Malam itu, ia baru saja menyelesaikan kursus daring tentang data science yang diambilnya dari sebuah platform belajar digital. Bagi banyak orang, ini mungkin hanya sekadar kursus biasa, tetapi...

War of Thrones: Pandawa vs Kurawa (1)

Takhta, Darah, dan Pengkhianatan Oleh: Sugiyati Dunia tak pernah berubah. Kekuatan selalu jadi perebutan, dan kekuasaan adalah permainan para dewa dan manusia. Di negeri Hastinapura, dua keluarga bangsawan berdiri berseberangan, saling menatap dengan api di mata. Satu pihak percaya pada...

Cerbung Baru: War of Thrones: Pandawa vs Kurawa

PERANG Bharatayuda telah usai. Pandawa menang, Kurawa hancur, tetapi warisan peperangan masih membekas di Hastinapura. Dendam, ambisi, dan kutukan masih mengintai di balik bayang-bayang. Parikesit, cucu Arjuna, kini duduk di singgasana kerajaan. Ia bukanlah pejuang seperti leluhurnya, melainkan pemimpin yang...

Istri Syeikh Ibnu Hajar: Antara Zamzam dan Dinar (19)

Akhir yang Tak Terduga Oleh: Sugiyati Setiap langkah yang mereka ambil terasa semakin berat. Ruangan yang semula tampak indah dan penuh gemerlap kini terperangkap dalam kegelapan, dipenuhi bayang-bayang yang tak terjelaskan. Syeikh Ibnu Hajar menggenggam erat tangan istrinya, tetapi semakin...

Nabi Muhammad SAW: Cahaya di Tanah Makkah (5)

Dalam Naungan Abu Thalib Oleh: Dwi Taufan Hidayat dan Sugiyati Makkah masih sama seperti sebelumnya. Kota itu tetap ramai dengan para pedagang yang berlalu-lalang, para penyembah berhala yang memenuhi Ka’bah, dan para bangsawan Quraisy yang hidup dalam kemewahan. Namun, bagi...

Forza Gamawijaya (10): Rahasia di Balik Kesaktian

Oleh: Dwi Taufan Hidayat Malam di Urut Sewu berubah menjadi lautan api dan darah. Gamawijaya berkelebat di antara bayangan pepohonan, kerisnya menari, menebas prajurit yang berani mendekat. Namun, jumlah mereka terlalu banyak. Pasukan Belanda dan anak buah Mangunprawira mengepung dari...

PUISI: Doa, Syafaat di Hari Kemudian, dan Madrasah Jiwa

Doa Pagi di Senin Berkah Oleh: Dwi Taufan Hidayat Ya Allah, Sang Pemilik Cahaya,Di fajar yang merekah penuh makna,Bentangkan rahmat-Mu seluas angkasa,Agar hari ini bercahaya dengan barokah-Nya. Bimbinglah langkah kami yang terbata,Menuju jalan-Mu yang penuh hikmah,Jauhkan dari dusta dan nista,Kokohkan hati...

Forza Gamawijaya (9): Pengepungan di Urut Sewu

Oleh: Dwi Taufan Hidayat Langit di Urut Sewu tampak gelap. Hanya bulan separuh yang menggantung di ufuk barat, menyinari hamparan pasir pantai yang luas. Di kejauhan, suara deburan ombak bersahutan dengan desir angin malam yang dingin menusuk tulang. Di tengah...

Nabi Muhammad SAW: Cahaya di Tanah Makkah (4)

Perpisahan di Yatsrib Oleh: Dwi Taufan Hidayat dan Sugiyati Makkah masih diselimuti cahaya pagi ketika Aminah menatap putranya dengan penuh kasih. Muhammad kecil, yang baru saja kembali dari perkampungan Bani Sa’ad, tumbuh menjadi anak yang sehat dan cerdas. Wajahnya berseri,...

CERPEN: Dzun Nurain, Cahaya di Tengah Fitnah

Oleh: Dwi Taufan Hidayat Senja berpendar lembut di langit Madinah, menyelimuti rumah sederhana yang di dalamnya seorang lelaki berusia senja tengah duduk bersimpuh, lembaran mushaf terbuka di hadapannya. Ia membaca dengan penuh kekhusyukan, seakan huruf-huruf itu mengalir langsung ke dalam...

Kisah Sufi: Orang yang Menyadari Kematian

JAKARTAMU.COM | Kisah ini dinukil dari "Tales of The Dervishes" karya Idries Shah yang diterjemahkan Ahmad Bahar menjadi "Harta Karun dari Timur Tengah - Kisah Bijak Para Sufi". Konon, ada seorang darwis yang mengadakan perjalanan lewat laut. Ketika para penumpang...

PUISI: Doa, Cahaya Tobat, dan Tiga Wajah Menyambut Ramadan

Doa di Pagi Ahad Oleh: Dwi Taufan Hidayat Di pagi cerah, mentari bersinar,Kuangkat tangan, memohon pada-Nya.Ya Allah, pemilik asma yang agung,Muliakanlah mereka yang membaca doa ini, tulus dan ikhlas. Lapangkan hati, tentramkan jiwa,Sehatkan fisik, bahagiakan keluarga.Jadikan anak-anak mereka sholih dan sholihah,Rezeki...

CERPEN: Cinta dalam Jebakan

Oleh: Dwi Taufan Hidayat Hujan turun deras, menghantam aspal dengan suara ritmis yang melankolis. Fajar duduk di dalam mobilnya, memandangi layar ponselnya yang bergetar pelan. Nama "Laras" tertera di layar. Ia menghela napas sebelum akhirnya mengangkatnya. "Sayang, kamu di mana?"...

Kisah Sufi: Mimpi dan Sepotong Roti

JAKARTAMU.COM | Kisah berikut ini dinukil dari buku "Tales of The Dervishes" karya Idries Shah yang diterjemahkan Ahmad Bahar menjadi "Harta Karun dari Timur Tengah - Kisah Bijak Para Sufi". Tiga orang musafir yang sedang menempuh perjalanan jauh dan melelahkan,...

Forza Gamawijaya (8): Dilema Seorang Pejuang

Oleh: Dwi Taufan Hidayat ANGIN laut bertiup kencang, menerpa wajah Gamawijaya yang termenung di atas tebing pesisir Ambal. Matanya menatap ombak yang terus menggulung, seakan mewakili pikirannya yang tak menentu. Dalam beberapa bulan terakhir, kelompoknya semakin sering melancarkan serangan terhadap...

Nabi Muhammad SAW: Cahaya di Tanah Makkah (3)

Diasuh di Padang Pasir Oleh: Dwi Taufan Hidayat Matahari bersinar terik di atas langit Makkah. Di tengah hiruk-pikuk kota suci itu, sekelompok wanita dari Bani Sa’ad tiba dengan unta-unta mereka. Para wanita ini adalah ibu susu, perempuan yang mencari bayi...

PUISI: Menyambut Ramadhan dengan Kalibrasi Iman

Doa di Pagi Sabtu Oleh: Dwi Taufan Hidayat Ya Allah, Sang Penguasa Waktu,Di pagi Sabtu, kaukarunia cahaya,Ampunilah dosa kami yang tersembunyi,Dosa orang tua, keluarga, dan sahabat sejati. Karuniai umur yang penuh makna,Kesehatan yang afiat, jiwa yang tenang,Tuntunlah kami di jalan-Mu yang...

CERPEN: Ruang yang Tak Bertuan

Oleh: Dwi Taufan Hidayat MALAM menempel erat di langit Karawang ketika Destria Wibowo membaringkan punggungnya di atas tikar lusuh yang terhampar di lantai ruang guru. Istrinya, Iis Isnayanti, duduk di pojokan, melipat pakaian anak mereka yang sebentar lagi akan masuk...

Kisah Sufi: Emas Keberuntungan Saudagar Dermawan Abdul Malik

JAKARTAMU.COM | Konon hiduplah seorang saudagar bernama Abdul Malik. Ia dikenal sebagai orang baik dari Khorasan karena ia menggunakan kekayaannya yang berlimpah untuk berderma dan mengundang orang-orang miskin untuk makan. Akan tetapi pada suatu hari, ia begitu saja memberikan sebagian...

Tanah Berdarah di Bangil

Oleh: Dwi Taufan Hidayat LANGIT Bangil memerah, bukan karena senja, melainkan nyala api yang menari di atas rumah-rumah yang terbakar. Bau mesiu, darah, dan tanah basah bercampur menjadi satu, membentuk aroma yang menghantui malam-malam para pejuang. Di sebuah...

Nabi Muhammad SAW: Cahaya di Tanah Makkah (2)

Kabar Gembira dari Langit Oleh: Dwi Taufan Hidayat dan Sugiyati Malam di Makkah terasa lebih sunyi dari biasanya. Langit bertabur bintang, angin lembut berbisik di antara rumah-rumah suku Quraisy. Di sebuah rumah sederhana, seorang wanita bernama Aminah binti Wahab...

Fatahillah Sang Pemenang (10-Tamat): Deklarasi Kemenangan

EKSPEDISI militer disiapkan Fatahillah. Langkah  mengkoordinasikan Pasukan Khusus Berkuda - Angkatan Darat yang bermarkas di Demak  dan Satuan-satuan Tempur Laut yang berpangkalan di Jepara dimulai. Sementara gerakan intelijen telah memasuki kawasan sasaran yakni Bandar Sunda Kelapa dan sekitarnya, terutama di...

Forza Gamawijaya (7): Bayangan di Balik Sayembara

Oleh: Dwi Taufan Hidayat MALAM di Kadipaten Ambal terasa lebih sunyi dari biasanya. Di dalam pendopo yang diterangi lampu minyak, Raden Ngabehi Mangunprawira duduk bersila di hadapan beberapa orang kepercayaannya. Di meja kecil di depannya, terbentang peta wilayah pesisir...

Kisah Sufi: Orang yang Mudah Marah

JAKARTAMU.COM | Kisah berikut ini dinukil dari buku berjudul "Tales of The Dervishes" karya Idries Shah yang diterjemahkan Ahmad Bahar menjadi "Harta Karun dari Timur Tengah - Kisah Bijak Para Sufi" Setelah bertahun-tahun lamanya, seorang yang sangat mudah naik darah...

Istri Syeikh Ibnu Hajar: Antara Zamzam dan Dinar (18)

Pilihannya Terlambat Oleh: Sugiyati Ketegangan di udara semakin pekat, seiring pintu yang kini terkunci rapat di belakang mereka. Ruangan itu terasa semakin sempit, meskipun harta berlimpah memenuhi setiap sudut. Suara-suara gemerincing emas dan perhiasan seakan bersenandung, melodi yang memanggil-manggil jiwa...

CERPEN: Tidur dalam Cahaya

Oleh: Dwi Taufan Hidayat MATAHARI masih malu-malu menyelinap di celah-celah dedaunan ketika tujuh pemuda itu bergegas menapaki jalan berbatu, menuju perbukitan yang sepi. Napas mereka tersengal, bukan hanya karena lelah, tetapi juga ketakutan. Kota yang dulu menjadi tempat mereka tumbuh...

PUISI: Doa, Empat Wajah di Pintu Ramadan

Doa di Hari Jumat Oleh: Dwi Taufan Hidayat Ya Rabb, di hari yang penuh cahaya,Ampuni kami, luruhkan dosa,Untuk ayah, bunda, keluarga tercinta,Juga sahabat dalam ukhuwah mulia. Berilah umur yang penuh makna,Sehat wal afiat, jiwa terjaga,Lindungi langkah di jalan lurus,Dalam ridha-Mu kami...

Forza Gamawijaya (6): Gerilya di Pesisir Selatan

Oleh: Dwi Taufan Hidayat Langit merah saga menyelimuti garis pantai selatan ketika Gamawijaya dan kelompoknya bergerak cepat di antara rimbunan pandan laut. Angin berhembus kencang membawa aroma asin dari ombak yang menghantam karang. Mereka kini berada di pesisir...

CERPEN: Warisan Ondel-Ondel

Oleh; Dwi Taufan Hidayat Di sudut Kampung Rawa Belong, di antara gedung-gedung tinggi yang mulai menggerus perkampungan lama, berdiri sebuah rumah tua dengan dinding kayu yang mulai pudar. Di dalamnya, Pak Maman duduk bersila di lantai ruang tengah...

Latest News

Tentara Berpolitik (bagian-3): Dwifungsi Dilahirkan Orla, Dibesarkan Orba

INDONESIA akhirnya merdeka seutuhnya. Mengalir dukungan internasional dari Uni Sovyet, Amerika Serikat, dan Australia. Indonesia sebelumnya hanya diakui enam...