Jumat, April 4, 2025
No menu items!

puisi

PUISI: Doa di Pagi Rabu, Suci dalam Tidur

Oleh: Dwi Taufan Hidayat Di fajar Rabu yang teduh dan suci,kumohon ampun, ya Ilahi,bagi diriku, bagi keluargaku,bagi sahabat yang setia di sisiku. Limpahkan umur penuh cahaya,berkah yang luas, nikmat tiada tara,sehat yang afiat, hati yang damai,melangkah lurus di jalan-Mu yang...

PUISI: Doa di Hari Selasa, dari Hujan Kita Belajar

Oleh: Dwi Taufan Hidayat Ya Allah, Pengasih, Penyayang abadi,Di hari Selasa, kami memohon restu-Mu yang tak terperi.Limpatkan ilmu yang bermanfaat, rizki halal nan berlimpah,Agar amalan kami diterima, menjadi bekal di akhir sana. Pagi ini, jadikanlah pembuka jalan yang lapang,Mudahkan urusan...

PUISI: Tebusan Tanah dalam Bayang Kekuasaan

Oleh: Dwi Taufan Hidayat Di bawah bayang kekuasaan hitam,Tanah dan sawah jadi taruhan,Oligarki berani kejam,Menghargai murah harga kemanusiaan. Tanah dan sawah Wapres terhimpit,Dihargai seolah tak berarti,Namun di PIK2 tanah elit,Dilindungi kuat, tak tersentuh harga diri. Anak buah mereka dikerahkan,Bukan untuk keadilan, bukan...

PUISI: Doa di Senin Pagi, Perjanjian Luhur di Alam Roh

Oleh: Dwi Taufan Hidayat Ya Allah, wahai Yang Maha Pemurah,Anugerahkan hari penuh berkah,Langkah kami tuntun dengan hikmah,Hingga ridha-Mu menaungi arah. Bimbinglah mata melihat cahaya,Di jalan lurus tanpa nista,Lidah kami jaga dari dusta,Hanya kejujuran yang menguar nyata. Gerakkan tangan untuk menolong,Kaki melangkah...

PUISI: Pulang

42 tahun di Jakarta bukan kepulanganku ke sana 42 tahun di Jakarta menyelesaikan tugas keduniaan di bawah titah keakhiratan 1982-2024 jalanan itu meski bergelombangMenaik menurun, kian melandaiMenuju pantai samuderanya keabadian kelak Entah kapanBukanlah pernyataankuEntah kapanHanyalah Sang Maha Penentu PulangBukanlah penantianIa pertarungan yang belum...

PUISI: Doa di Ahad yang Cerah dan Renungan di Ujung Senja

Oleh: Dwi Taufan Hidayat Di pagi yang cerah, sinar pun merekah,Kulantunkan doa, sepenuh pasrah.Ya Allah, Engkau Maha Mulia,Dengar pinta hamba dalam nestapa dan bahagia. Lapangkan hati yang penuh beban,Teduhkan jiwa dalam ketenangan.Sehatkan raga, kuatkan langkah,Agar tetap teguh di jalan penuh...

PUISI: Jangan Ganggu Kemiskinan Kami

Oleh: Dwi Taufan Hidayat Di sudut dapur yang nyaris redup,ibu menatap tungku yang hampir lumpuh.Api kecil mengeluh lirih,dalam nyala yang nyaris punah. Tabung hijau, sekarat di pojok,seperti harapan yang kian robek.Di warung-warung, kosong melompong,gas melon hilang, entah ke mana terbang. Peta Retak...

PUISI: Doa di Pagi Mulia dan Terbebas dari Penjara Dunia

Oleh: Dwi Taufan Hidayat Ya Rabb, di pagi yang penuh cahaya,Ampunilah kami dalam kasih-Mu yang mesra.Dosa kami, dosa ayah bunda,Juga saudara, sahabat semua. Anugerahkan umur yang bermanfaat,Langkah selamat, sehat terhormat.Bimbinglah kami ke jalan terang,Jalan ridha-Mu yang takkan hilang. Jadikan hati selalu...

PUISI: Doa di Hari Jumat, Rindu yang Menyapa

Oleh: Dwi Taufan Hidayat Di hari Jumat, nan suci dan mulia,Kami memohon, Ya Allah Yang Maha Pengasih,Ampunilah dosa, yang menggelapi jiwa,Bagi kami, orang tua, dan sahabat yang setia. Karuniakan umur, penuh manfaat dan berkah,Keselamatan, kesehatan, wal afiat menyertai langkah.Tunjuki jalan...

PUISI: Doa di Pagi Kamis, Syukur dan Istighfar

Oleh: Dwi Taufan Hidayat Alhamdulillah, fajar berseri,membawa harap di ufuk pagi.Doa melangit, hati berseri,memohon rahmat tak henti-henti. Wahai Pemilik segala kuasa,panjangkan umur dalam barakah.Hiasi hidup dengan anugerah,taufik, hidayah, rahmat dan berkah. Bagi yang sakit, angkat derita,pulihkan raga, kuatkan jiwa.Bagi yang lemah,...

Latest News

Metallonit: Penemuan Ilmiah yang Menguak Keajaiban Al-Qur’an

JAKARTAMU.COM | Di tengah kesibukan laboratorium kedokteran molekuler Universitas Kyoto, Jepang, seorang peneliti senior bernama Dr. Haruki Yamamoto menghabiskan...