Kamis, April 3, 2025
No menu items!

puisi

Puisi: Doa di Pagi Selasa dan Akhir yang Kita Tinggalkan

Oleh: Dwi Taufan Hidayat Ya Allah, Kau Maha Pengasih,Kasih-Mu tak pernah letih.Di pagi Selasa yang Engkau beri,Kami meminta dengan hati berseri. Limpahkan ilmu yang bermanfaat,Sebagai cahaya yang tak tersumbat.Rizki halal berlimpah datang,Menjadi berkah, bukan petaka yang bimbang. Lapangkan jalan, mudahkan langkah,Agar usaha...

3 Puisi Dwi Taufan Hidayat: Senin yang Penuh Berkah

Ya Allah, Ya Rahman, Ya Rahim,Limpahkan berkah di pagi yang hening,Buka tirai rahmat-Mu yang agung,Hingga hari ini penuh terang benderang. Ya Rabb, tuntunlah langkah kami,Agar mudah dalam setiap peri,Hiasi waktu dengan ibadah suci,Ampunan-Mu, cahaya hakiki. Jadikan mata ini melihat kebaikan,Lidah berkata...

Doa di Pagi Ahad dan 2 Puisi Dwi Taufan Hidayat

Oleh: Dwi Taufan Hidayat Di pagi Ahad nan terang berseri,kubentang doa setulus hati.Ya Allah, yang Maha Tinggi,limpahkan rahmat tak henti-henti. Lapangkan dada yang penuh beban,teduhkan jiwa dari keresahan.Sehatkan raga, kuatkan iman,jadikan hidup penuh keindahan. Bahagiakan keluarga yang tercinta,anak-anak shalih, penuh taqwa.Rezeki mengalir...

3 Puisi Dwi Taufan Hidayat: Doa di Pagi Sabtu

Oleh: Dwi Taufan Hidayat Di pagi Sabtu nan penuh cahaya,kupanjatkan doa dengan sukma yang lara.Ampunilah dosa, ya Rabb yang mulia,dosa kami, orang tua, dan keluarga. Limpahkan umur penuh manfaat,sehat yang afiat, jauh dari laknat.Tunjuki kami jalan yang lurus,jalan yang Engkau ridhoi...

Doa di Hari Jumat dan 2 Puisi Dwi Taufan Hidayat

Oleh: Dwi Taufan Hidayat, Ketua Lembaga Dakwah Komunitas PCM Bergas Kabupaten Semarang Di fajar Jumat yang suci dan terang,Kami bersimpuh dengan hati lapang.Ya Allah, ampunilah dosa kami,Orang tua, keluarga, dan sahabat sejati. Berikan umur yang penuh berkah,Sehat wal afiat, jauh dari...

Doa di Pagi Kamis dan 2 Puisi Dwi Taufan Hidayat

Oleh: Dwi Taufan Hidayat Doa di Pagi Kamis Di ufuk timur mentari merekah,Mengusir gulita, menebar berkah.Alhamdulillah, syukur terucap,Nikmat Ilahi tak pernah lenyap. Ya Allah, Sang Pemilik Waktu,Limpahkan rahmat, tuntun langkahku.Barakah umur, sehat nan kuat,Dalam ridha-Mu, hidup terikat. Bagi yang sakit, Engkau penyembuh,Luka dan...

PUISI: Tahajud di Tengah Malam

Oleh: Dwi Taufan Hidayat Awalnya kaki berat melangkah,Mata tertutup, raga terasa lemah,Namun panggilan-Nya memanggil lembut,"Mendekatlah, hamba-Ku, di malam yang larut." Dalam kantuk yang enggan hilang,Doa lirih mengalir di sela kerinduan,“Ya Allah, kabulkanlah harapanku,Meski hati ini masih jauh dari-Mu.” Keterpaksaan adalah awal cerita,Namun...

Puisi: Hujan

Dalam hujanMUTercurah kasihTerawat Rizki Kemarin hari mendung sekaliMenebal berarak Turunkan hujanMU Hingga berterusanPagi iniMatahari mengintip di sela hujan keterusan Biarkan air mengisi ruang terbukaYang manusia merebutnyaYang manusia sampai hati merebut lautKemana air bersuaSepanjang masa Jsp, awal 1446 H, 2025 M, 2576

Puisi: Mega Korupsi

Oleh: Dwi Taufan Hidayat Di bumi subur yang kini terdera,Korupsi menyulam jaring derita,Dari teri hingga kakap, semua berperan,Mencuri amanah, melukai kepercayaan. Allah telah tegaskan, hukum-Nya nyata,Tangan yang mencuri harus binasa,Namun rakus manusia tiada henti,Menggenggam dunia, menabur api. Di balik meja, janji dilupa,Di...

Puisi: Muhasabah Usia yang Terus Berkurang

Oleh: Dwi Taufan Hidayat Bismillahirrahmanirrahim, seruan hati memulai,Usia berjalan, tak seorang tahu di mana ia berhenti.Detik-detik rahasia, tersembunyi dalam genggaman Ilahi,Namun hidup ini, nyawa berharga yang tak boleh tersia. Saat tangan mulai lemah menggenggam dunia,Allah ajarkan, lepaskan cinta fana.Harta dan kilau...

Latest News

CERPEN: Senyum di Balik Gulungan Tikar

DI sebuah desa kecil yang damai, hiduplah dua sahabat karib, Siti dan Wati. Mereka berdua terkenal sebagai pengrajin tikar...