YOGYAKARTA, JAKARTAMU.COM | Kepercayaan masyarakat terhadap Perguruan Tinggi Muhammadiyah-Aisyiyah (PTMA) kian tinggi. Per Maret 2025 jumlah mahasiswa PTMA telah mencapai 658.259 orang. Sebanyak 44% laki-laki (289.633 mahasiswa) dan 56% perempuan (368.626 mahasiswa).
Sekretaris Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Ahmad Muttaqin mengatakan, PTMA juga semakin menarik minat mahasiswa asing, yang saat ini berjumlah lebih dari 3.342 orang. Menariknya, lebih dari 4.500 mahasiswa non-Muslim juga menempuh pendidikan di PTMA.
Selain itu, ia menyampaikan pencapaian Muhammadiyah dalam bidang akademik, termasuk keberadaan 14 PTMA yang telah memperoleh akreditasi “Unggul”.
“Selain pencapaian tersebut, Muhammadiyah juga telah memiliki 19 Fakultas Kedokteran dan 5 Fakultas Kedokteran Gigi. Ditambah 2 kampus masih dalam proses pengembangan,” jelas Ahmad Muttaqin dalam acara Buka Bersama yang diadakan Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah di Yogyakarta, Kamis (20/3/2025) lalu.
Baca juga: Inilah Afra Asmici, Krismuha Pengaman Tanwir Muhammadiyah
Membuka Program Studi Dokter Spesialis
Sementara itu, Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Bambang Setiaji mengungkapkan rencana pembukaan Program Studi Dokter Spesialis. Menurut Bambang, pembukaan Prodi Dokter Spesialis bertujuan untuk meningkatkan kontribusi Muhammadiyah dalam mencetak tenaga medis berkualitas.
“Muhammadiyah senantiasa berkontribusi bagi umat, termasuk dalam bidang tenaga medis. Ke depannya, kami akan berusaha membuka Program Studi Dokter Spesialis untuk menunjang kualitas dokter-dokter Muhammadiyah,” ungkap Bambang.
Selain itu, Bambang juga mendorong pembentukan tim jurnal internal di lingkungan PTMA. Ia menilai bahwa para akademisi PTMA perlu memiliki wadah khusus untuk publikasi jurnal ilmiah, termasuk skripsi. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan daya saing Muhammadiyah dalam bidang riset dan karya ilmiah.