Jumat, Maret 28, 2025
No menu items!
spot_img

Muhammadiyah Luncurkan Bisnis Berpihak pada Rakyat: Dari AC hingga Marketplace UMKM

Must Read

JAKARTAMU.COM | Muhammadiyah kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun ekonomi umat dengan meluncurkan sejumlah bisnis yang berpihak pada rakyat. Organisasi Islam terbesar di Indonesia ini kini merambah ke sektor usaha yang luas, mulai dari pendingin ruangan (AC), minimarket, ojek online, hingga marketplace digital yang mendukung produk-produk UMKM Indonesia. Salah satu inovasi yang menarik perhatian adalah Jagalaba, sebuah marketplace yang berbeda dari platform e-commerce lain karena fokus pada produk lokal dan memberlakukan biaya admin yang jauh lebih rendah.

Langkah besar ini menunjukkan bahwa Muhammadiyah tidak hanya bergerak dalam bidang dakwah, pendidikan, dan sosial, tetapi juga berperan aktif dalam memperkuat ekonomi nasional dengan prinsip keadilan dan keberpihakan kepada rakyat kecil.

  1. Bisnis Muhammadiyah: Solusi untuk Ekonomi Umat

Muhammadiyah memahami bahwa ekonomi adalah salah satu pilar penting dalam kehidupan umat. Oleh karena itu, organisasi ini terus mengembangkan berbagai bisnis yang berorientasi pada kepentingan rakyat, termasuk:

AC Muhammadiyah: Produk pendingin ruangan yang dirancang dengan teknologi hemat energi dan ramah lingkungan.

Mentarimart: Jaringan minimarket yang menawarkan alternatif dari dominasi ritel modern seperti Alfamart dan Indomaret.

Ojek Online Zendo: Layanan transportasi berbasis aplikasi yang siap bersaing dengan Gojek dan Grab dengan sistem yang lebih adil bagi mitra pengemudi.

Bank Muhammadiyah (Dalam Perencanaan): Sebuah inisiatif untuk membangun lembaga keuangan yang lebih berpihak pada rakyat kecil dan UMKM.

Jagalaba: Marketplace digital yang berfokus pada produk lokal dan memberikan ruang lebih luas bagi pelaku usaha kecil untuk berkembang.

Setiap bisnis ini dikelola dengan prinsip ekonomi Islam yang transparan, adil, dan mengedepankan kesejahteraan bersama, bukan hanya sekadar keuntungan komersial semata.

  1. Jagalaba: Marketplace Berbasis UMKM yang Berbeda

Dari berbagai inisiatif bisnis Muhammadiyah, Jagalaba menjadi salah satu yang paling menarik perhatian. Marketplace ini dirancang sebagai solusi bagi pelaku UMKM yang ingin menjual produknya tanpa harus terbebani biaya administrasi yang tinggi. Beberapa keunggulan Jagalaba antara lain:

✅ Dukungan Penuh terhadap Produk Lokal: Semua produk yang dijual di platform ini berasal dari Indonesia, tanpa ada campuran dari produk impor, terutama dari China atau negara asing lainnya.

✅ Biaya Admin Hanya 4%: Dibandingkan dengan marketplace lain yang mematok biaya admin hingga 18%, Jagalaba hanya memotong 4% dari hasil penjualan. Hal ini memungkinkan penjual mendapatkan keuntungan lebih besar.

✅ Aplikasi Sudah Tersedia di Play Store: Pengguna kini bisa mengunduh aplikasi Jagalaba di Play Store dan mulai berbelanja produk-produk lokal berkualitas dengan lebih mudah.

Dengan konsep ini, Muhammadiyah tidak hanya menciptakan marketplace biasa, tetapi juga gerakan ekonomi yang memperkuat kemandirian bangsa dengan mengutamakan produk dalam negeri.

  1. Mentarimart dan Zendo: Alternatif Ekonomi Rakyat

Selain marketplace digital, Muhammadiyah juga menghadirkan Mentarimart, jaringan minimarket yang bertujuan untuk memberikan alternatif dari dominasi jaringan ritel asing. Konsep Mentarimart memungkinkan warung-warung kecil berkembang tanpa harus tersingkir oleh ritel modern yang semakin menjamur di berbagai daerah.

Sementara itu, layanan Zendo hadir sebagai ojek online berbasis syariah yang mengedepankan keadilan bagi para mitra pengemudi. Berbeda dari layanan transportasi daring lainnya, Zendo memastikan biaya kemitraan yang lebih ringan dan pembagian keuntungan yang lebih adil, sehingga para pengemudi bisa mendapatkan penghasilan yang lebih layak.

Saatnya Masyarakat Mendukung Ekonomi Umat

Langkah Muhammadiyah dalam meluncurkan berbagai bisnis berbasis rakyat ini bukan hanya sekadar inovasi, tetapi juga sebuah gerakan ekonomi nasional yang harus didukung oleh masyarakat. Dengan memilih produk-produk lokal, menggunakan jasa ojek online yang lebih berpihak pada pengemudi, serta berbelanja di marketplace yang mendukung UMKM, masyarakat Indonesia ikut serta dalam membangun ekonomi bangsa yang lebih mandiri.

Sebagai organisasi yang telah lebih dari satu abad berkontribusi bagi Indonesia, Muhammadiyah terus menunjukkan bahwa perjuangan mereka tidak hanya di bidang agama dan sosial, tetapi juga dalam membangun ekonomi yang adil, mandiri, dan berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Mari dukung bisnis Muhammadiyah! Pilih produk lokal, bantu UMKM, dan jadilah bagian dari gerakan ekonomi umat! (Dwi Taufan Hidayat)

Begundal van Karawang (9): Gema Perlawanan di Bekasi

CAHAYA fajar perlahan menembus celah pepohonan di hutan Karawang. Loekas Kustaryo berdiri tegap, menatap para pejuang yang masih terengah-engah...

More Articles Like This