SALATIGA, JAKARTAMU.COM | Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, dengan didampingi Kepala Dinas Perhubungan Kota Salatiga, Sri Satuti, serta Kepala Terminal Tingkir, Vicky Chandra Yanuar, menyambut hangat rombongan pemudik gratis yang tiba di Terminal Tingkir, Rabu (26/3/25). Program mudik gratis ini difasilitasi oleh Pemkot Salatiga dan Jasa Raharja untuk membantu warga Salatiga yang merantau di Jakarta agar bisa kembali ke kampung halaman dengan aman dan nyaman.
Sebanyak 148 pemudik diberangkatkan dari Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta pada Rabu pagi pukul 11.00 menggunakan tiga unit bus—dua di antaranya disediakan oleh Pemkot Salatiga, sementara satu unit berasal dari Jasa Raharja. Setibanya di Salatiga, rombongan disambut langsung oleh Wali Kota yang dengan antusias menyalami satu per satu pemudik yang turun dari bus.
“Mereka sangat antusias dan tampak ceria, karena telah sampai dengan selamat untuk merayakan Idulfitri di kampung halaman. Program ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi warga Salatiga yang berjuang mencari nafkah di ibu kota,” ujar Robby.
Ia juga menegaskan bahwa program mudik gratis ini akan terus dipertahankan dan dievaluasi untuk ditingkatkan di tahun mendatang. “Untuk tahun ini, tiga armada sudah cukup memfasilitasi warga Salatiga di Jakarta dan sekitarnya. Namun, tahun depan akan kita evaluasi lagi, bila jumlah pemudik bertambah, maka armadanya pun akan kita tingkatkan,” tambahnya.
Program mudik gratis ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Pemkot Salatiga terhadap warganya, terutama mereka yang bekerja jauh dari kampung halaman. Selain membantu mengurangi beban biaya transportasi bagi pemudik, program ini juga diharapkan dapat meningkatkan keselamatan perjalanan mereka, mengingat tingginya risiko kecelakaan selama musim mudik.
Dengan adanya sambutan hangat dari Wali Kota dan jajarannya, para pemudik merasa dihargai dan semakin bersemangat untuk merayakan Lebaran bersama keluarga. Banyak dari mereka yang berharap agar program ini terus berlanjut dan ditingkatkan di tahun-tahun mendatang.